Bagaimana membangun bisnis digital dari nol — dengan integritas, inovasi, dan keberanian untuk memulai.
Ilham Fadhillah Amka B.CS
CEO & Founder — PT Digital Decision Indonesia
Kamis, 23 April 2026 · 11.00–12.40 WIB · GSG Hall, Politeknik Caltex Riau
Lulusan Computer Science dari International Islamic University Malaysia dengan spesialisasi Computational Intelligence. Berpengalaman di Petronas Malaysia di divisi Project Planning & Control.
Setelah lulus, mendirikan PT Digital Decision Indonesia — software house yang kini menjadi partner Odoo resmi pertama di Riau. Juga co-founder PT SAS Vision Infinity dan owner Resto Bumbu Uwo.
Aktif di komunitas sebagai Ketua TDA (Tangan Di Atas) Pekanbaru — wadah 250 entrepreneur di Riau. Percaya bahwa teknologi harus memberdayakan, bukan menggantikan manusia.
100 menit untuk membahas bagaimana mengubah ide menjadi bisnis digital yang berdampak — langsung dari pengalaman nyata.
Indonesia sedang berada di puncak revolusi digital. Data menunjukkan peluang yang belum pernah ada sebelumnya.
Yang membedakan entrepreneur dari yang lain bukan skill teknis — tapi cara mereka memandang dunia. Ini 4 pola pikir yang mengubah perjalanan saya.
Ini bukan soal mana yang lebih baik — tapi soal cara pandang yang berbeda terhadap peluang, risiko, dan masa depan.
5 alasan klasik yang menghambat mahasiswa untuk memulai — dan faktanya.
Framework yang saya pakai di setiap project DDI. Sederhana tapi proven — dari klien pertama Rp 3jt sampai enterprise miliaran.
Perjalanan PT Digital Decision Indonesia — dimulai dari kamar kos.
Bukti bahwa bisnis apapun bisa di-digitalkan. Ini bukan tech startup — ini restoran tradisional yang dikelola dengan teknologi.
Bisnis tanpa integritas = bom waktu. Trust dibangun bertahun-tahun, hancur dalam hitungan detik. Ini 4 prinsip yang kami pegang teguh di DDI.
Nilai inti Politeknik Caltex Riau bukan hanya untuk akademik — tapi sangat relevan untuk dunia bisnis digital.
Di era digital, trust adalah mata uang paling berharga. Produk bisa ditiru, harga bisa diturunkan — tapi trust tidak bisa dibeli.
Coba Google nama kalian sendiri. Apa yang muncul? Kalau jawabannya "tidak ada" — kalian sudah kehilangan banyak peluang.
Setiap project dimulai dari satu hal: memecahkan masalah nyata yang dialami klien setiap hari.
3 produk AI yang sudah kami build, deploy, dan digunakan klien real setiap hari. Bukan prototipe — ini production systems.
Ini workflow nyata yang saya pakai setiap hari di DDI. AI bukan menggantikan kita — tapi mempercepat 3-4x.
Belajar dari kesalahan orang lain itu jauh lebih murah daripada buat sendiri.
Tools yang kami pakai setiap hari di DDI — sebagian besar gratis atau sangat affordable untuk mahasiswa.
Kesalahan terbesar freelancer pemula: underpricing. Ini framework sederhana untuk menentukan harga yang adil — untuk kamu dan klien.
Solo warrior tidak bisa scale. Tapi hire terlalu cepat juga bisa bunuh cash flow. Ini pelajaran yang saya dapat dari 3 tahun membangun DDI.
Ide bisnis digital yang bisa dimulai mahasiswa PCR — sekarang juga, tanpa modal besar, dengan skill yang sudah kalian punya.
Ilmu tanpa aksi = hiburan. Ini roadmap konkret yang bisa kalian mulai hari ini juga — langkah demi langkah.
Sesi Diskusi & Tanya Jawab
Skill Up · Step Up · Stand Out 🚀